Apakah Anda pernah mendengar istilah hyper-threading? Apa yang dimaksud dengan hyper-threading? Jika Anda ingin mengetahui apa yang dimaksud dengan hyper-threading, maka Anda berada di tempat yang tepat.

Jika Anda mengetahui apa yang dimaksud dengan cache, tentunya Anda juga akan paham dengan apa yang dimaksud dengan thread. Thread merupakan aliran data. Di zaman dimana semua serba cepat dan serba bisa, hyper-threading sangat diperlukan dalam suatu CPU.

Perlu diketahui bahwa prosesor individu hanya mampu menjalankan satu perintah untuk setiap waktunya. Jadi, jika Anda ingin menggunakan banyak program, maka setiap thread (aliran data) akan diproses oleh prosesor dan dijalankan oleh inti (core) mesin secara satu per satu.

Coba Anda memperhatikan jika Anda menggunakan mesin dengan satu core saja, maka jika Anda menggunakan lebih dari satu aplikasi maka akan terjadi loading yang lama pada perangkat sehingga akan menunda pekerjaan Anda nantinya.

CPU yang beredar di pasaran hari ini hampir semuanya mempunyai sistem multi-core. Dimana unit CPU tersebut mampu melakukan beberapa tugas yang berbeda dalam satu waktu karena multi-core mempunyai kemampuan untuk memuat beberapa unit pemrosesan.

Tetapi tidak banyak orang yang tahu apa yang dimaksud dengan hyper-threading, bahkan istilah-istilah lainnya seperti single-thread dan multithread. Ketiga hal ini mempunyai pengertian dan fungsi yang berbeda.

Untuk itulah Anda harus tahu pengertian dan fungsi dari ketiga inti tambahan tersebut agar Anda bisa memanfaatkan fitur ini dengan baik dalam menjalankan CPU untuk keperluan sehari-hari atau untuk keperluan pekerjaan seperti bermain game.

Definisi dari Multithreading

Apa yang dimaksud dengan multithreading? Multithreading merupakan bentuk paralelisasi. Yang dimaksud dengan paralelisasi adalah fitur ini dapat membagi pekerjaan atau melaksanakan lebih dari satu proses secara bersamaan atau simultan.

Jadi, CPU tidak akan memberikan beban kerja yang berat pada satu program saja. Multithreading akan membagi-bagikan pekerjaan atau proses menjadi beberapa thread pada perangkat lunak yang ada di CPU. Inti CPU yang berbeda akan digunakan untuk memproses thread tersebut secara parallel.

Dengan adanya multithreading inilah maka CPU Anda akan menghemat waktu dan mampu membuat pekerjaan Anda menjadi lebih mudah karena tidak akan mengalami loading yang terlalu lama atau CPU yang tidak merespons.

Misalnya, jika Anda ingin bermain game, maka multithreading yang digunakan bisa yang ringan bahkan yang rumit. Terdapat beberapa jenis game yang sudah tua dan mesin-mesin pada game ini memang sangat bergantung pada performa single-thread.

Single thread artinya mesin tersebut hanya bisa bergantung pada satu inti CPU saja. Hal ini akan membuat inti CPU kecepatan clock yang lebih tinggi dan mengalami peningkatan yang besar.

Namun ada juga mesin game yang menggunakan multi-core sehingga bisa menampilkan adegan yang kompleks dengan kualitas yang baik. Mesin dengan multi-core tentu dapat menggunakan multithreading untuk memproses beberapa hal dalam satu waktu seperti menampilkan objek, tekstur, dan teks.

Definisi dari Hyper-Threading

Hyper-threading adalah suatu inovasi dalam teknologi perangkat keras yang akan memungkinkan penggunanya untuk menjalankan lebih dari satu thread untuk setiap inti. Jika banyak thread yang dijalankan, maka Anda bisa melakukan banyak pekerjaan secara bersamaan.

Inovasi dalam perangkat keras ini akan membantu setiap inti prosesor (core) untuk menjadwalkan beberapa aliran data sekaligus. Hyper-threading juga mampu menentukan sumber daya dari beberapa thread yang sedang berjalan.

Misalnya Anda menggunakan CPU dengan dual-core, maka prosesor tersebut akan membuat dua core lagi secara virtual. Jadi, CPU tersebut akan menjalankan intinya seperti mempunyai empat core untuk memproses suatu aliran data.

Hal inilah yang dimaksud dengan virtualisasi. Dimana CPU yang mempunyai dua inti atau dual core, akan bekerja seperti mempunyai empat inti. Begitu pula CPU dengan quad-core, CPU tersebut akan bekerja seakan-akan mesin tersebut mempunyai delapan prosesor.

Cara Kerja Hyper-Threading

Bagaimana cara kerja hyper-threading? Ketika teknologi hyper-threading sudah diaktifkan, maka CPU akan dihadapi dengan dua konteks pekerjaan atau program yang sedang di jalankan per inti prosesor. Jadi, satu inti akan berfungsi seperti dua inti prosesor sehingga bisa menjalankan banyak program sekaligus.

Tentunya hyper-threading akan jauh lebih efisien bila dibandingkan dengan inti single-thread. Teknologi tradisional tersebut hanya bisa menjalankan satu tugas saja dan hanya mampu memanfaatkan waktu diam saat inti sudah menyelesaikan satu pekerjaan.

Cara Menggunakan Hyper-Threading

Bagaimana cara menggunakan hyper-threading? Teknologi dari Intel ini sudah aktif secara default. Akan tetapi, Anda bisa mengaktifkan dan menonaktifkan teknologi ini dari lingkungan BIOS. Teknologi hyper-threading ini hanya ada pada beberapa CPU yang termasuk dalam daftar segmen enthusiast.

Manfaat Dari Menggunakan Hyper-Threading

Setalah Anda mengetahui apa yang dimaksud dengan hyper-threading, tentunya Anda juga ingin tahu apa manfaat yang bisa didapatkan dari menggunakan hyper-threading.

Dengan menggunakan CPU yang mampu melakukan hyper-threading, maka CPU Anda akan memproses informasi lebih banyak lagi hanya dalam waktu yang sebentar saja. Hal ini akan memungkinkan Anda untuk melakukan banyak program atau tugas di saat yang bersamaan tanpa adanya gangguan.

Jika digunakan pada saat yang tepat, maka teknologi hyper-threading pada CPU Anda akan mampu melakukan dua pekerjaan sekaligus dalam satu waktu. Hal ini akan sangat menguntungkan Anda yang mempunyai pekerjaan professional, streamer, ataupun seorang yang mampu multitasking.

Apalagi jika Anda menggunakan program-program yang berat, dengan adanya hyper-threading maka Anda akan mengalami peningkatan komputasi yang nyaman tanpa adanya gangguan. Biasanya hyper-threading sering digunakan untuk orang yang senang bermain game di PC atau laptop mereka.

Namun perlu diketahui bahwa beberapa software atau aplikasi memang memanfaatkan teknologi ini secara optimal dengan cara hyper-threading, namun sebaiknya pilihlah CPU dengan core fisik daripada core virtual. Sehingga CPU yang bisa melakukan hyper-threading lebih optimal juga.

Definisi dari Turbo Boosting

Turbo Boosting merupakan fitur yang biasanya disediakan juga pada teknologi Hyper-threading. Fitur ini akan membuat prosesor untuk meningkatkan kecepatan pada clock sehingga menjadi lebih tinggi. Kecepatannya pun bisa ditingkatkan kapan saja saat Anda memerlukan fitur ini.

Jika Anda mempunyai PC atau laptop dengan prosesor intel yang mempunyai inisial K di belakangnya, maka perangkat tersebut dapat menggunakan fitur Turbo Boosting. Prosesor akan di-overclock sehingga kecepatan pada clock akan ditambahkan kapan pun Anda membutuhkan fitur ini.

Definisi dari Kekuatan Desain Thermal (Thermal Design Power)

Setelah Anda mengetahui apa yang dimaksud dengan hyper-threading, selanjutnya Anda akan mengenal thermal design power atau kekuatan desain thermal. Menggunakan hyper-threading tentunya akan membutuhkan banyak tenaga. Karena itulah thermal design power dibutuhkan agar prosesor tidak bekerja terlalu keras sehingga baterai cepat habis.

Thermal design power akan mencari keseimbangan antara konsumsi daya pada perangkat dan kinerjanya. Thermal design power akan menentukan berapa daya yang dibutuhkan agar hyper-threading dapat bekerja dengan maksimal tanpa menggunakan banyak daya.

×