Anda wajib tahu cara membaca dan memahami benchmark CPU agar Anda juga bisa tahu apakah prosesor dari perangkat yang Anda gunakan dapat menjalankan berbagai program dan game yang Anda butuhkan dan sukai. Berikut ini adalah caranya.

Tahukah Anda bahwa ada beberapa cara membaca dan memahami benchmark CPU? Anda bisa memulainya dengan membandingkan spesifikasi yang tercantum pada CPU. Cara ini adalah cara termudah untuk mengetahui performa relatif pada CPU.

CPU yang mempunyai inti dengan jumlah yang banyak dan kecepatan clock yang tinggi tentunya secara umum dapat mengalahkan performa CPU dari produk yang sama namun berbeda spesifikasinya. Lalu, bagaimana caranya untuk membandingkan CPU jaman dulu dan jaman sekarang?

Selain itu, bagaimana caranya untuk memperkirakan kecepatan yang bisa dilakukan oleh CPU terbaru untuk bisa menjalankan program atau game tertentu? Ketahui cara membaca dan memahami benchmark CPU hanya di sini.

Mengenal Apa Itu Benchmark CPU

Benchmark merupakan tolak ukur yang bisa Anda gunakan untuk membandingkan antara satu CPU dengan CPU lainnya. Dengan melihat benchmark-nya, maka Anda bisa menilai performa beberapa CPU tersebut. Tentunya penilaian tersebut harus melalui pengujian terstandar terlebih dahulu.

Misalnya, saat Anda hendak merakit atau membeli PC baru, maka jangan lupa untuk menggunakan skor benchmark terlebih dahulu sehingga Anda bisa mengukur kemampuan PC dalam menjalankan program atau game sebelum membeli. Anda bisa mencari daftar skor di situs-situs yang terpercaya.

Saat Anda hendak upgrade CPU, maka Anda akan membandingkan benchmark untuk beberapa CPU yang mereka inginkan lewat situs yang mengulas hal tersebut. Anda bisa juga melihat ulasan di web perusahaan yang membahas tentang benchmark CPU.

Saat PC sudah di-upgrade, maka Anda bisa menjalankan benchmark sendiri sehingga Anda bisa merasakan pula apa pengalaman yang berbeda setelah Anda upgrade CPU yang merupakan komponen besar dan fundamental pada suatu perangkat desktop.

Alat Untuk Menguji Benchmark CPU

Biasanya pengulas CPU akan menggunakan beberapa alat untuk menguji benchmark CPU. Mereka tentunya akan menggunakan benchmark CPU yang berbeda-beda agar menemukan perbandingannya. Benchmark yang mereka gunakan pun dibagi menjadi dua kategori yaitu dunia nyata dan sintetis.

Apa yang membedakan kedua kategori tersebut?

Benchmark Dunia Nyata

Anda bisa menggunakan benchmark dunia nyata sebagai alat untuk menguji CPU Anda. Gunakan cara ini jika Anda mempunyai rencana tertentu untuk penggunaan PC dan PC tersebut membutuhkan performa dengan indikasi yang akurat sehingga program tertentu dapat dijalankan dengan lancar.

Pengujian menggunakan benchmark dunia nyata akan dilakukan dengan cara menjalankan program dengan beban kerja yang berat dan kemudian Anda akan mengukur berapa lama waktu yang digunakan CPU tersebut untuk menjalankan dan menyelesaikan program tersebut.

Hasil dari pengujian ini akan memberikan Anda pratinjau benchmark CPU lewat performa sistem yang bagus saat menggunakan jenis pengaturan yang sama. Anda bisa menggunakan beberapa aplikasi berikut untuk melakukan pengujian benchmark dunia nyata.

Pertama, aplikasi Blender dapat digunakan untuk mengukur seberapa cepat kemampuan CPU untuk rendering. Kedua, aplikasi 7-Zip dapat digunakan untuk mengukur seberapa cepat kompresi dan dekompresi CPU. Ketiga, aplikasi Handbrake dapat digunakan untuk mengukur seberapa cepat encoding video.

Terdapat alat benchmark dalam game yang bisa Anda gunakan untuk mengukur benchmark dunia nyata. Terdapat game yang mempunyai adegan non interaktif. Adegan itulah yang akan digunakan sebagai alat uji benchmark CPU dunia nyata.

Gunakan adegan tersebut untuk memeriksa FPS (frame per second) pada CPU selama Anda menjalankan game, baik itu secara online ataupun offline.

Pengujian menggunakan alat tersebut bisa Anda ulangi beberapa kali. Hal ini bisa dilakukan selama Anda masih menggunakan konfigurasi sistem yang sama. Benchmark akan memberikan Anda hasil bacaan yang akurat akan performa CPU saat menjalankan game yang Anda pilih sebagai alat uji coba.

Benchmark Sintetis

Jika Anda ingin membandingkan CPU secara cepat, maka Anda bisa menggunakan benchmark sintetis. Jika Anda menggunakan metode benchmark sintetis, maka Anda akan melakukan pengujian ke beberapa tugas yang berbeda.

Tugas-tugas tersebut antara lain browsing web, kompresi file, 3D rendering, menghitung floating-point, dan masih banyak lagi. Setelah semua tugas sudah diukur untuk tingkat performanya, maka angkanya kemudian akan ditimbang. Anda akan mendapatkan satu skor sebagai hasil akhirnya.

Ini yang dinamakan dengan benchmark sintetis karena skor yang didapatkan adalah sintetis. Pengujian yang dilakukan untuk benchmark CPU adalah suatu simulasi. Jadi, metode ini tidak menguji performa dari prosesor dengan menggunakan program tertentu.

Namun metode ini menggunakan simulasi untuk menghitung beban kerja yang dibutuhkan pada program yang akan dijalankan oleh CPU dengan pengaturan yang berbeda-beda. Jadi, hasil dari benchmark sintetis memang bukan tolak ukur untuk menguji performa dengan cara yang tepat.

Namun jika Anda ingin membandingkan performa rata-rata dari beberapa CPU, maka metode ini layak untuk digunakan. Terdapat beberapa aplikasi yang digunakan sebagai cara membaca dan memahami benchmark CPU.

Anda bisa menggunakan aplikasi PassMark untuk mengukur performa CPU dar enkripsi, kompresi, dan tigas terkait fisika karena akan mengukur kalkulasi matematika yang berat.

Anda bisa menggunakan aplikasi PCMark 10 untuk mengukur seberapa baik sistem ada CPU untuk menjalankan tugas produktivitas dan alur kerja bisnis sehari-harinya.

Sedangkan aplikasi 3DMark bisa Anda gunakan untuk mengukur CPU Anda untuk menampilkan grafis 3D pada sebuah video game.

Anda juga bisa menggunakan Extreme Tuning Utility dari Intel yang bisa digunakan untuk mengukur pengujian stress CPU dalam memantau fungsi dan melakukan overclocking pada CPU.

Semua aplikasi ini mempunyai standar masing-masing untuk memberikan skor pada benchmark CPU. Jadi, dengan menggunakan aplikasi ini maka Anda bisa membandingkan kinerja CPU secara sekilas. Cara ini bisa dilakukan dengan cepat dan mudah.

Arti Skor Benchmark CPU

Saat Anda sudah melaksanakan pengujian benchmark CPU, tentunya Anda akan mendapatkan skor. Bagaimana cara membaca skor tersebut?

Tentunya terdapat cara membaca yang berbeda-beda, tergantung program mana yang Anda uji. Skor dari benchmark dunia nyata dan benchmark sintetis dapat saling melengkapi.

Jika Anda menguji FPS (frame per second) untuk encoding video, maka jumlah frame yang di-enkode oleh CPU akan dihitung per detik oleh FPS. Jika nilainya semakin tinggi, maka performa CPU semakin baik.

Jika Anda menguji FPS untuk gaming, maka jumlah frame yang dirender oleh CPU tiap detiknya akan dihitung oleh FPS. Jika hasil FPS-nya tinggi, maka CPU dapat menampilkan game dengan lebih baik. Namun Anda juga harus memperhatikan waktu frame-nya juga.

Jika Anda menguji enkripsi CPU, maka satuan GB/s atau gigabytes per second akan mengukur aliran data tersebut. Jika hasilnya tinggi, maka CPU dapat berjalan dengan baik.

Begitu pula dengan fitur-fitur lainnya yang diuji dengan menggunakan program tertentu sebagai cara membaca dan memahami benchmark CPU. Selamat mencoba.

×