CPU menjadi komponen yang sangat penting dalam sistem komputer. CPU merupakan perangkat keras yang membutuhkan pendingin ketika bekerja agar bisa memiliki kinerja yang maksimum.

Sebab CPU akan terus berjalan dan menghasilkan panas ketika digunakan. Hal ini terjadi karena transistor di dalam CPU bisa mengubah energy listrik jadi energy panas.

Dari panas inilah yang bisa meningkatkan suhu di dalam CPU. Namun Anda juga perlu menjaga CPU agar bisa beroperasi di suhu ideal.

Tujuan mengoperasikan CPU di suhu ideal yakni agar kemampuan CPU bisa optimal. Ada beberapa cara untuk mendinginkan prosesor yang menggunakan pendingin cairan atau udara.

Pendingin CPU: Pendingin Cair Vs Pendingin Udara

Sebelum Anda mengetahui lebih dalam tentang perbedaan pendingin cair dan pendingin udara, Anda juga perlu mengetahui bagaimana pendingin CPU ini bekerja.

Jadi pendingin CPU baik yang bentuknya udara atau cair, akan beroperasi dengan cara yang sama. Kedua pendingin ini sama-sama menyerap panas yang dihasilkan oleh CPU dan menjauhkannya.

Panas ini dihasilkan oleh prosesor lalu didistribusikan ke tutup logam CPU atau HIS (Integrated Heat Spreader). Panas ini kemudian akan dipindahkan menuju pelat dasar pendingin yang berada di dalam CPU.

Panas ini akan didistribusikan melalui cairan atau pipa panas menuju kipas. Lalu akan ditiup dari cooler yang digunakan agar bisa menjauhi PC.

Meskipun cara kerjanya mirip, namun ada dua metode yang berbeda untuk pendistribusian panas antara pendingin cair dan pendingin udara. Berikut ini perbedaannya:

  1. Pendingin Udara

Ketika CPU menggunakan pendingin udara, maka panas yang dihasilkan akan dipindahkan dari HIS CPU menggunakan pasta termal yang sudah dioleskan.

Panas ini akan dipindah ke pelat dasar konduktif yang dibuat dari aluminium atau tembaga. Dari pelat dasar inilah energy termal akan bergerak menuju pipa panas.

Pipa panas dirancang agar bisa menyalurkan panas dari tiap lokasi ke lokasi lainnya. Jadi panas akan bergerak menuju heatsink yang letaknya lebih tinggi dibandingkan motherboard lalu akan menyebar ke komponen lain, misalnya RAM.

Pipa panas ini akan mengalirkan energy yang bentuknya panas menuju sirip logam yang tipis. Sirip inilah yang dirancang agar bisa memaksimalkan paparan ke udara jadi lebih dingin.

Lalu bisa menyerap panas dari logam yang dihasilkan. Kipas inilah yang akan mendorong udara hangat agar menjauh dari posisi heatsink.

Sedangkan efektivitas pendingin udara juga bervariasi, tergantung dari faktor-faktor seperti bahan pembuatan, jumlah kipas yang terpasang di heatsink dan ukurannya.

Sebab pendingin udara yang ukurannya besar, bisa menghilangkan panas lebih cepat dan lebih baik. Sayangnya tidak ada PC yang memiliki ruang untuk pendingin udara yang besar.

  1. Pendingin Cair

Pendingin cair juga memiliki beberapa opsi yang bisa Anda gunakan yakni pendingin All-in one atau pendingin khusus.

Cara kerja pendingin cair pada dasarnya mirip dengan pendingin udara. Sebab semua proses dimulai di pelat dasar yang terhubung IHS CPU yang menggunakan lapisan pasta termal.

Inilah yang memungkinkan transfer panas bisa lebih baik diantara dua permukaan yang tersedia. Permukaan logam pada pelat dasar merupakan bagian blok air yang memang dirancang agar diisi dengan cairan pendingin.

Fungsi cairan pendingin ini akan menyerap panas pada pelat dasar ketika bergerak di blok air. Lalu cairan pendingin ini akan terus bergerak dan menuju ke atas dengan melalui salah satu tabung menuju radiator.

Disinilah radiator akan memaparkan cairan menuju udara yang akan membantu mendinginkan. Kipas yang ada di radiator bisa menggerakkan panas agar menjauh dari pendingin.

Setelah itu barulah cairan pendingin akan masuk kembali ke blok air, lalu putaran akan dimulai kembali.

Perbandingan Pendingin CPU: Pendingin Cair Vs Pendingin Udara

Pendingin udara dan pending cair merupakan pilihan yang tepat dan efektif jika diterapkan dengan cara yang benar. Keduanya memiliki keunggulan yang berbeda.

Berikut ini beberapa faktor yang bisa Anda pertimbangkan untuk memilih pendingin:

  • Harga

Harga kedua pendingin ini bervariasi tergantung pada fitur yang ditawarkan. Namun secara umum harga pendingin udara lebih murah dibandingkan pendingin cair.

Harga pendingin udara lebih murah karena sistem operasinya yang sederhana dan mudah. Apalagi terdapat versi pemula dan premium diantara kedua cooler ini.

Pendingin premium memiliki heatsink yang besar, nilai estetika yang berbeda dan memiliki kipas yang lebih baik.

Sedangkan pendingin cair all-in-one premium memiliki radiator yang besar dan memiliki nilai estetika yang juga berfungsi dengan baik, yakni software yang digunakan untuk mengontrol kecepatan lampu dan kipas.

  • Instalasi

Instalasi pendingin cair lebih rumit dibandingkan pendingin udara. Namun cooler cair lebih sederhana dibandingkan cooler dara.

Sebab sebagian besarnya merupakan blok air yang memiliki dua selang yang berfungsi untuk mengalirkan cairan pendingin. Pompa, radiator dan cairan pendingin terpasang dalam satu alat yang memerlukan perawatan khusus setelah pemasangan.

  • Ukuran

Pendingin udara memiliki ukuran yang lebih besar namun ukurannya terbatas pada area tertentu dan tidak untuk didistribusikan di seluruh sistem. Berbeda dengan cooler air yang membutuhkan ruang untuk radiator dan kesejajaran pipa.

Jika Anda bekerja di bidang yang cukup kecil, maka pendingin udara besar bukan opsi yang baik. Lebih baik Anda menggunakan pendingin dengan ukuran kecil yang memiliki radiator kecil yang bisa Anda sesuaikan.

  • Suara

Jika Anda menggunakan pendingin cair atau all-in-one, maka pendingin ini cenderung memiliki suara yang hening dibandingkan kipas heatsink CPU. Namun hal ini juga bervariasi, sebab beberapa pendingin udara juga memiliki kipas khusus yang mengurangi kebisingan.

Pemilihan kipas bisa disesuaikan agar bisa mengurangi kebisingan yang dihasilkan. Jadi secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa pendingin cair menghasilkan suara yang lebih sedikit sebab pompanya terisolasi dengan baik dan radiator beroperasi pada RPM.

  • Suhu

Jika Anda menggunakan CPU untuk melakukan tugas berat seperti streaming atau render video, maka pilihan pendingin cair akan lebih baik.

Sebab pendingin cair akan mendistribusikan panas lebih efisien ke permukaan radiator. Jadi kecepatan kipas akan berkurang atau daya total menjadi lebih tinggi.

Pendingin cair akan lebih efisien atau lebih hening ketika bekerja. Apalagi jika Anda ingin temperatur rendah dan tidak masalah dengan proses instalasi yang rumit, maka pendingin cair adalah pilihan yang tepat.

Pendingin CPU: Pendingin Cair Vs Pendingin Udara, Mana yang Tepat?

Jika Anda mencari mana yang lebih baik, maka hal ini tergantung dari tujuan Anda menggunakan komputer dan bagaimana beban kerja komputer.

Jika Anda ingin pendingin yang hening dan efisien, maka Anda bisa menggunakan cooler cair. Namun jika Anda mencari yang lebih murah, maka pendingin udara adalah pilihan yang tepat.

Anda perlu mempertimbangkan cara Anda selama menggunakan PC agar bisa memilih pendingin yang tepat dan berfungsi dengan optimal.

×