VGA Card atau Graphic card itu adalah sebuah komponen komputer yang akan menampilkan grafis pada sebuah komputer. Dan untuk sebuah komputer gaming itu tentunya akan sangat membutuhkan VGA Card ini untuk memberikan pengalaman yang lebih baik saat bermain game. Karena untuk mendapatkan grafik yang lebih tinggi dan frame rate yang lebih tinggi graphic card jauh lebih baik daripada integrated graphic prosesor.

Semua VGA Card itu mempergunakan konektor khusus yakni PCI Express 3.0 dan semua Motherboard itu sudah kompatibel. Namun memang masalah VGA Card sendiri sering menjadi satu kebingungan tersendiri dalam memilih dan juga membeli. Oleh karena itulah pada kesempatan ini kami akan jelaskan beberapa poin yang menurut kami sangat penting untuk tips Anda membeli.

Panduan Singkat

Jadi ada beberapa poin dari VGA Card yang harus Anda perhatikan sebelum Anda memutuskan untuk membeli atau memilih. Karena dengan mempertimbangkan semua poin tersebut, maka Anda akan bisa memilih yang terbaik dan yang paling tepat untuk Anda. Berikut ini beberapa poin penting tersebut yang bisa menjadi panduan untuk Anda membeli VGA Card.

  1. GPU Chip

GPU Chip ini yang akan menentukan frame rate yang akan Anda dapatkan pada resolusi gambar yang jauh lebih tinggi. Semakin baik GPU Chip yang Anda miliki, maka Anda akan mendapatkan FPS yang jauh lebih tinggi meskipun pada resolusi yang lebih tinggi. Dan memang semakin tinggi kelas dari VGA Card, maka GPU Chip yang didapatkan pun juga lebih tinggi.

  1. Video Memory

VGA Card itu memiliki video memori, dan itu adalah bandwith yang akan jauh mempengaruhi performa dari VGA Card itu sendiri. Dan semakin tinggi bandwith atau semakin besar memorinya, maka memori yang bisa dipakai di GPU Chip untuk menghasilkan frame. Jadi carilah yang memiliki video memori atau bandwith memori yang tinggi dibandingkan kapasitas memorinya saja.

  1. Cooler

Poin penting berikutnya yang juga harus dipikirkan adalah pendingin atau heat sink, karena ini akan mempengaruhi kinerja dari VGA Card. Selain itu pada VGA Card dengan kualitas tinggi sangat membutuhkan pendingin yang baik supaya bisa jadi lebih awet. Pendingin yang baik itu mampu menyalurkan panas GPU Chip ke heat sink aluminium dengan efisien, dan itu memang sangat dibutuhkan.

  1. TDP

TDP itu adalah thermal design power, dan memang VGA Card yang menggunakan TDP itu biasanya membutuhkan daya lebih besar dan lebih panas. Namun bila Anda membeli atau upgrade VGA Card kami sarankan Anda beli yang memiliki TDP yang sesuai dengan sistem komputer Anda. Dengan begitu Anda tidak perlu untuk membeli power supply baru karena upgrade dari VGA Card tersebut.

GPU Chip

Dalam GPU Chip itu ada 2 komponen penting yakni ROP dan juga TMU yang memang menentukan kinerja dari VGA Card itu sendiri. Kedua komponen ini memang memiliki pekerjaan untuk melakukan render pada pixel dan juga texture pada sebuah komputer atau device. Karena memang semakin tinggi GPU Chip maka lebih banyak stream grafis pada prosesor yang bisa dirender lho.

Semakin tinggi ROP pada GPU, maka kemampuan render untuk frame dengan resolusi tinggi akan semakin baik, dan diukur dengan pixel per detik. Semakin tinggi TMU yang dimiliki GPU,  akan membuat VGA Card mampu untuk menampilkan tekstur grafis yang lebih kompleks dan diukur texture per detik. Frame rate VGA Card itu dilihat dari Pixel rate dan texture rate.

Heat Sink

GPU Chip pada VGA itu membutuhkan pendingin agar supaya bisa bekerja secara maksimal dan juga bisa lebih awet juga. Dan heat sink dari VGA itu menggunakan heat pipe yang bersentuhan langsung dengan GPU Chip, semakin banyak heat pipe maka pendinginan makin maksimal. Pendingin ini sangat dibutuhkan terutama bila bekerja pada overclock tinggi atau adanya TDP pada VGA.

Untuk jenis pendingin yang ada di VGA Card jaman sekarang itu ada 2 jenis yakni adalah open air dan juga blower. Namun untuk VGA Card kelas menengah biasanya menggunakan pendingin blower, karena kebanyakan dipasarkan dengan chip tanpa overclock. Dan karena hal tersebut maka panas yang dihasilkan pun jadi tidak terlalu tinggi, jadi tetap aman meski tanpa pendingin yang berlebihan.

Penggunaan sistem blower ini pun bisa dibilang lebih efektif, karena posisinya itu biasanya memang berhimpitan di ruang yang sempit. Jadi blower ini akan membuang panas pada GPU Chip ini ke bagian belakang casing, jadi tentunya lebih efisien untuk mendinginkan. Dengan begitu Anda akan bisa menjaga GPU Chip itu tetap pada suhu normal termasuk dengan fitur-fitur dari VGA Card.

Sementara untuk open air sendiri akan menyalurkan panas GPU Chip langsung ke sirip pendingin aluminium dan dibuang searah sirip heatsink. Dan pembuangan panas ini bisa disalurkan secara vertikal ataupun horizontal, untuk horizontal itu langsung ke belakang case. Namun vertikal membuang panas ke dalam case dan kemudian membutuhkan kipas tambahan dalam case untuk mengeluarkan panas.

Video Memory

Yang menentukan kemampuan VGA Card itu bukan kapasitas video memori akan tetapi lebih kepada GPU Chip dan juga bandwith VRAM. Jadi bandwith VRAM itu sendiri yang akan memproses frame yang memang keluar dari GPU Chip. Untuk VGA Card gaming itu biasanya minimal memiliki bandwith sekitar 128 GB, namun makin tinggi daya yang dibutuhkan pun akan semakin tinggi.

Thermal Design Power

TDP ini adalah perhitungan dari VGA Card dalam menggunakan daya listrik dan nantinya yang akan menghasilkan panas yang ada pada GPU Chip saat maksimal. Semakin tinggi TDP yang ada pada VGA Card akan membuat VGA Card tersebut memiliki performa yang lebih maksimal. Apabila arsitektur dan teknologi GPU sama, maka jumlah daya TDP akan berpengaruh pada performa dari VGA Card tersebut.

Output VGA Card

Perlu diketahui juga kalau yang namanya VGA Card itu memiliki 3 jenis Output lho HDMI, DVI-D, Display port. Ini karena memang dikarenakan GPU Chip yang sekarang ini rata-rata memiliki hasil pengeluaran graphic atau data yang digital. Sebenarnya ada Output seperti D-SUB dan DVI-I, namun pengeluaran itu sudah tidak dipakai lagi.

Berikut ini kami jelaskan ketiga jenis Output dari VGA Card.

  1. DVI-D

Ini adalah Output digital dengan 24 pin dan mampu mengeluarkan resolusi 2560 x 1600, dengan refresh rate 144 Hz.

  1. HDMI

Ini Output dengan konektor trapesium dan bisa mengeluarkan audio dan video, dan bisa menampilkan video resolusi lebih tinggi.

  1. Display Port

Ini hampir sama dengan HDMI dan bisa mengirimkan data, audio dan juga video dengan resolusi yang jauh lebih tinggi lagi.

Kembali ke Hokikomputer.com

×